Penawanagan Tolak Tambang Material Bendungan Jragung

Semarang, 25 Mei 2022. Dua Ratusan warga Desa Penawangan, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang melakukan aksi penghadangan peninjauan lokasi dan penolakan rencana pertambangan untuk proyek strategis nasional Bendungan Jragung. Aksi penghadangan pihak pemerintah dan aparat yang akan melakukan peninjauan lokasi penambangan ini dilakukan dengan cara membentangkan berbagai poster penolakan dan orasi. Tinjauan lapangan ini diadakan terkait […]

Audiensi PLTSa Putri Cempo: Pembangunan Yang Dipaksakan

Selasa 22 Maret 2022, WALHI Jawa tengah bersama dengan Yayasan Gita Pertiwi, Lembaga Masyarakat Indonesia Hijau (LMIH), MALIMPA UMS, Specta UIN Surakarta, Mahacita Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum Surakarta, dan MITAPASA IAIN Salatiga melakukan audiensi di kantor DPRD Kota Surakarta terkait pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Putri Cempo. Audiensi dihadiri oleh pimpinan dan anggota […]

Aksi Warga Dieng Tolak Pembangunan PLTP 2 Geo Dipa, Dieng

Sejak tanggal 17 Januari 2022, warga Desa Karangtengah mengadakan aksi poster penolakan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPb) Geo Dipa di Dieng. Penolakan tersebut merupakan respon dari adanya rencana penambahan powerplan Unit 2 PLTP Dieng yang lokasinya hanya berjarak 2 meter dari permukiman warga. Aksi tersebut juga merupakan respon atas rusaknya sumber kehidupan mereka dari […]

Cerpen #423 Bu Guru Jelita dan Tokoh Imajiner Lainnya

Jangan mengawali sesuatu jika kau tidak mampu mengakhirinya dengan baik. Jangan bermain-main dengan sesuatu yang kau sendiri tidak tahu persis untuk apa. Tetapi Bu Guru Jelita dan kawan-kawannya tak memahami hal macam itu bahkan hingga kisah ini berakhir. Kami sudah berada di sini menempati pohon-pohon tinggi, menempati belukar, jauh sebelum orang mengira bahwa tempat ini […]

Cerpen #355; “Perimba Terakhir”

Siang ini terik matahari menyengat dengan kekuatan berkali-kali lipat dari tahun-tahun sebelumnya, tentu saja yang aku maksud adalah saat aku masih kanak-kanak, sebelum seluruh rimba dikampungku disulap menjadi hamparan kebun-kebun sawit oleh orang-orang yang tidak kutahu dari mana asalnya. Waktu itu, mereka datang ke kampungku dengan membawa alat-alat aneh, setidaknya begitulah menurutku, sebab ketika itu […]

Cerpen #283; “Cinta dan Mata Air”

“Hal yang menyedihkan dari hidup adalah ketika kita mulai kehilangan harapan.” kata Iwan beberapa saat sebelum bunuh diri, Aji kembali mengingatnya saat ia menerima kabar ibunya telah mati tertabrak truk di kota. Namun waktu itu Aji tak membalas, tangannya sibuk mengelap wajahnya dengan ujung kain sarung. Sempat disebutnya sepintas kalau ia ada pikiran memalukan, tapi […]

Cerpen #264; “Pendengung dari Sebuah Lengkong”

Sam merasa bahwa kelakuannya tiga tahun belakangan ini masuk dalam kategori buruk, sesaat setelah ia  menyelesaikan hitungan segenggam uang yang baru saja terlepeh dari mulut mesin anjungan tunai. Sebenarnya ada satu lagi kategori yang seyogyanya ia catat dalam peristiwa itu; bahwa menghitung kembali uang dari ATM merupakan perilaku mubazir yang pernah digagas oleh sekumpulan manusia. […]