Cerpen #225; “Perjalanan Trio Wheels”

Zack, Peter, dan Matthew. Mereka adalah orang-orang yang tidak pernah takut akan tantangan apapun dalam hidup mereka. Bermain dengan hiu, menjaili singa, , mengendarai mobil di atas 160 km/jam, lompat dari gedung tinggi, mendaki 3 gunung sekaligus dalam seminggu tanpa henti, sudah jadi makanan mereka. Jari tangan patah, tangan patah, kaki patah sudah merupakan hal yang biasa bagi mereka. Tapi mereka tidak pernah kapok. Selalu saja mencoba suatu hal yang baru agar hasrat mereka puas. Dan tahun ini merupakan tahun yang buruk bagi mereka karena perusahaan mereka bangkrut. Oleh karena itu mereka mencari cara untuk mendapatkan uang untuk memuaskan hasrat mereka. Baru-baru ini mereka mendapat info tentang tantangan pelayaran tanpa henti dari internet. Jika ada yang berani mengambil tantangan tersebut dan berhasil bertahan selama 10 tahun di laut, maka mereka akan mendapatkan uang sebanyak 10 kuadriliun. Karena perjalanannya terdengar sangat menantang dan nominal uang yang sangat besar, tanpa pikir panjang mereka langsung mengambil tantangan tersebut.

“Wow, tantangan ini sangat menarik, Mat, Pet, apakah kita harus mengambilnya?” “Kenapa tidak?” jawab Mat dengan yakin. “Oke berarti kita akan kembali ke rumah di tahun 2040??” Kata Zack. “Tentu saja.” Jawab Mat dengan ringannya.

 “Oke dude, kalau gitu kita harus menuju ke Eternal Patrol sekitar jam.. jam 6 pagi besok.” kata Matthew sambil melihat jam.

“Alright, Captain!” jawab Zack dan Peter.

Pagi pun tiba. Tepat pada pukul 6 mereka langsung bergegas pergi ke Pelabuhan Eternal Patrol.

Pelabuhan ini ada di tengah hutan. Dan pelabuhan ini hanya sedikit orang yang tau. Bahkan jika kita lihat dari maps, Pelabuhan ini tidak akan terdeteksi. Namun tak ada yang tidak bisa dilakukan Matthew, dengan keahliannya di bidang IT, membuatnya mudah untuk menemukan di mana Pelabuhan itu.

“Di depan kita ke kanan atau ke kiri?” kata Pet sembari menyetir. “Kanan.” Jawab Mat.

Sesampainya di Pelabuhan tersebut mereka disambut oleh petugas berpakaian sangat rapih seperti pilot.

“Apakah kalian yakin akan mengikuti tantangan ini?” tanya petugas tersebut. “Kenapa tidak? Trio Wheels tak pernah takut dengan tantangan.” Kata Mat. “Baiklah jika begitu silahkan masuk ke kapal, oiya aku ada 3 minuman segar untuk kalian, silahkan diminum.” Kata petugas tersebut. “Wahh terima kasih banyak pak.” Ucap trio wheels pada petugas tersebut.

Kapal yang mereka naiki ini ukurannya sebesar kapal titanic dan kapal tersebut hanya diisi tiga orang yaitu trio wheels. Mungkin terdengar gila, tapi sebenarnya tidak. Karena kapal tersebut berisi stok makanan yang sudah mereka siapkan untuk 10 tahun ke depan. Dan fasilitas di kapal tersebut sudah memadai. Kompor, alat-alat masak, alat-alat gym, tabung oksigen, bathub, bahkan terdapat kapal selam kecil apabila mereka ingin menjelajah laut dalam. Tak ada nakhoda?tak masalah. Selalu ada Pet yang mampu mengendarai kendaraan jenis apapun.

“Apakah semua sudah siap?” Tanya Pet. “TENTU SIAP!!” jawab Zack dan Mat. Mereka memulai perjalanan mereka dari lautan Indonesia menuju ke lautan Cina. Di kapal mereka terlihat sangat senang, mereka melihat-lihat laut sambil mendengarkan lagu. Dan kapal ini pun auto pilot, jadi bisa ditinggal begitu saja. Setelah 30 menit mereka menikmati indahnya laut, entah mengapa mereka merasakan sangat mengantuk, lalu mereka langsung pergi ke kamar masing-masing untuk tidur. Mereka bertiga tidur dengan sangat lelap. Dan tiba-tiba ombak besar datang. Suara ombak tersebut membuat mereka bertiga terbangun kaget. Pet langsung mengotak-atik tombol-tombol yang ada di kapal tersebut. Syukurlah mereka bertiga selamat. Untuk menghilangkan rasa tegang akibat ombak besar tadi, Zack mengambil hpnya untuk bermain game. Ketika Zack membuka hpnya, Zack terlihat amat sangat kaget.

“What’s wrong, Zack?” Tanya Pet. “Lihat..lihat hp..” katanya masi dengan perasaan kagetnya. “Apa yang salah?”Tanya Mat penasaran. “3030…” “HAH???”kata Pet dan Mat ikut kaget. “Tolong ambilkan aku minum.” Kata Zack. Dengan cepat Mat langsung mengambil minum yang ada di meja. “Ini minumlah Zack.” Kata Mat dengan penuh perhatian. Sebelum meminum-minuman tersebut Zack mengecek tulisan yang ada di botol tersebut yang bertuliskan  “menidurkan selama 100 tahun dan mencegah penuaan”. “Apakah ini minuman yang diberikan petugas ketika kita di pelabuhan?”. “Iya.” Jawab Pet. “Ternyata obat ini yang membuat kita mengantuk dan tertidur selama 100 tahun.”

Dari yang awalnya direncanakan untuk 10 tahun, malah menjadi 100 tahun. Dan ketika mereka melihat maps dunia, sudah tidak ada lagi benua-benua melainkan hanya ada satu benua tersisa.” Bahkan kutub utara dan kutub selatan pun sudah tidak ada. Dan terlihat kapal mereka yang awalnya berwarna putih sudah berubah menjadi coklat. Dan ada beberapa bagian yang mengalami penyusutan atau keretakan. Kemungkinan itu karena hujan asam. Namun kapal tersebut tetap kokoh dan kuat. Dan benua hanya tersisa satu kemungkinan karena banyak sekali tanah yang disulap menjadi gedung sehingga tanah sudah tidak kuat menahan beban hingga akar dari gedung-gedung tersebut jebol dan akhirnya perlahan-lahan tanah di darat mulai berkurang sehingga air laut terkesan menaik. Hingga di tahun 3030, hanya tersisa satu benua saja.

“Mari kita sudahi perjalanan kita.” Kata Zack dengan lirih. “Baiklah, kapten.”. “Mari kita pergi ke benua yang tinggal satu ini di muka bumi, kita harus selamatkan bumi, jangan sampai apa-apa yang ada saat ini menghilang begitu saja di masa depan.”

One thought on “Cerpen #225; “Perjalanan Trio Wheels”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *