Cerpen #27: “Tak Mengalahkan Alam”

Hari ini ada perbaikan dinding kapsul sebelah timur. Dinding timur terlihat rusak parah dengan kerusakan berdiameter 14m yang disebabkan angin topan dari luar kapul.

Halo aku Barro dari kapsul B, sekarang aku berada di tahun 2121. Sekarang teknologi semakin canggih. Manusia sudah menciptakan kapsul yang sangat besar seluas 2 juta km2 sebagai tameng dari berbagai peristiwa alam, terutama berubahan iklim yang sangat ekstrem. Saat ini bumi sudah sangat mengenaskan karna sudah rusak, atmosfer sudah sangat tipis. Jika tanpa kapsul yang melindungi dari sinar UV dan iklim bumi yang ekstrem, manusia dan makhluk hidup lain tidak dapat bertahan hidup lama.

Tadi malam aku terbangun karena bunyi alarm darurat dari pusat kapsul B, yang pertanda ada peristiwa bahaya. Kami semua penduduk kapsul B berkumpul di lapangan besar yang berada di pusat kapsul melalui terowongan khusus darurat yang langsung menuju kesana, dan mendengarkan instruksi dari petugas pusat. Kami semua disuruh untuk duduk tenang dan terus waspada. Ada embusan angin yang lumayan besar dan dingin dari dinding sebelah timur, sehingga kami semua kedinginan. Petugas memberi tahu bahwa ada angin topan besar diluar sana yang menyebabkan dinding sebelah timur berlubang dan merusak jaringan sistem pengaturan fitur kapsul, termasuk sistem pengaturan suhu. Akhirnya para petugas memberikan alat penghangat ruangan yang sangat besar untuk menghangatkan kami semua.

Terlihat di monitor pusat banyak alat berat yang sedang berusaha menutupi atau mengganjal lubang besar dinding kapsul sebelah timur dengan lakban yang sangat besar dan kuat. Lakban besar dan kuat itu berhasil menutup lubang tersebut, namun hanya selang beberapa menit saja lalu lepas karena angin dari luar semakin besar. Para petugas tidak menyerah begitu saja, mereka menggunakan alat berat sebagai pengangkut batu besar untuk mengganjal lubang terebut. Hal itu berhasil karena dapat mengurangi volume angin yang masuk. Kami semua tidur di lapangan besar sampai pagi.

Bangun tidur suhu udara sudah sangat panas dan menyebabkan kami semua berkeringat kepanasan. Suhu udara yang sangat panas padahal masih pagi ini disebabkan oleh suhu udara dari luar kapsul yang masuk melalui celah dari batu besar pengganjal dinding sebelah timur yang berlubang. Padahal jarak kami dengan lubang dinding sebelah timur sangat jauh, tetapi suhu nya terasa samapi sini. Dari petugas pusat diumumkan bahwa segala kegiatan seperti sekolah, dan pekerjaan diliburkan sementara. Yang bekerja hanya para petugas pusat untuk memperbaiki kerusakan yang disebabkan angin topan semalam dan pegawai restoran. Dari monitor diperlihatkan teknologi canggih dan para petugas yang sedang memperbaiki dinding sebelah kiri yang berlubang dengan memakai pakaian astronot untuk melindungi diri dari sinar UV di luar kapsul yang sangat berbahaya jika mengenai kulit. Sinar UV saat ini dapat menyebabkan kulit melepuh jika terkena kulit secara langsung. Itu sebabnya para petugas mengenakan pakaian khusus seperti astronot. Kami semua penduduk kapsul B yang tidak ada pekerjaan hanya duduk malas sambil bermain smartphone dan makan makanan ringan. Listrik disini masih bisa karena kita memanfaatkan energi dari panel surya. Energi listrik yang dihasilkan dari panel surya sangat besar sebab suhu matahari sangat panas. Perbaikan dinding sebelah timur yang berlubang akhirnya selesai pada siang hari. Kami semua kembali ke rumah masing-masing melewati terowongan khusus darurat. Terlihat sekali dampak yang terasa akibat ulah manusia jaman dulu menyebabkan kerusakan besar pada atmosfer sehingga terjadi perubahan iklim yang sangat ekstrem dan peristiwa alam lainnya. Walaupun manusia menciptakan teknologi secanggih mungkin, tetapi masih bisa dikalahkan oleh alam yang mengamuk akibat ulahnya jaman dulu.

One thought on “Cerpen #27: “Tak Mengalahkan Alam”

  1. Cerita yang disajikan bagus dan lebih menariknya cerita ini mengangkat setting pada masa depan dengan menggambarkan kondisi bumi yang mengenaskan akibat ulah manusia. Saya harap cerpen ini dapat dilanjutkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *