Cerpen #5: “Adi mengubah dunia”

Adi adalah seorang anak yang pintar dan periang, disekolah Adi sangat rajin, cerdas, dan pintar. Hari liburan pun tiba, Adi bersama keluarganya rekreasi ke Museum untuk melihat benda-benda bersejarah, setelah puas melihat-lihat benda bersejarah, Adi dan keluarganya pergi ke restoran untuk makan-makan. Saat dalam perjalanan, Adi melihat orang yang membuang sampah sembarangan, dalam otaknya melintas sebuah pertanyaan “kenapa orang-orang membuang sampah sembarangan? padahal membuang sampah pada tempatnya adalah hal yang paling mudah”.

Setelah tiba di restoran Adi memesan makanan dan menunggu makanan, matanya tertuju pada AC, pertanyaan melintas lagi dalam otak Adi “bukannya AC itu penyebab rusaknya lapisan ozon bumi?”. Setelah selesai makan, Adi dan keluarganya pulang ke rumah. Seperti biasa, Adi setelah dari luar rumah selalu bersih-bersih terlebih dahulu kemudian beristirahat, pertanyaan yang tadi melintas dalam pikiran Adi sekarang muncul lagi, Adi pun langsung bertanya pada ibunya “Bu, kenapa sih orang-orang pada buang sampah sembarangan? kan jadi kotor” ibunya menjawab “itu karena orangnya males, bukan hanya kotor tapi sampah plastik juga membuat pemanasan global”, Adi bertanya lagi pada ibunya “Bu, kenapa AC bisa ngerusak lapisan ozon? kalau ada AC kan bisa bikin adem” “sebenernya AC itu menghasilkan Cloro Floura Carbon atau CFC yang mengakibatkan rusaknya lapisan ozon” jawab ibunya Adi.

Hari pun berganti, Adi dan keluarganya pergi berkunjung ke rumah saudaranya di perkampungan. Sesampainya di rumah saudara, Adi dan keluarganya disambut baik oleh saudara nya. Adi melihat pamannya sedang menyemprotkan pengharum ruangan. 

Ibunya Adi menasehati paman Adi untuk tidak memakai pengharum ruangan karena bisa merusak lingkungan, tapi paman Adi tidak menghiraukan nya. Adi dan sepupu nya meminta izin untuk bermain diluar, saat diperbolehkan main diluar Adi dan sepupunya langsung kegirangan dan langsung berlarian keluar rumah.

Adi dan teman sepupunya berkenalan dan bermain bersama. Sambil bermain, Adi sambil bercerita kepada sepupu dan teman-temannya jika dikota itu banyak permainan dan wahana yang seru, tapi dikampung itu lebih sejuk. Saat sedang bermain Adi dan teman-temannya melihat orang yang menebang pohon-pohon dengan sembarangan. Sebenarnya Adi ingin menghentikan orang yang menebang pohon tapi takut dimarahi. Adi dan teman-temannya pulang kerumahnya masing-masing. Tapi sayang, keseruan Adi dan keluarga berkunjung ke rumah saudaranya itu harus berakhir karena harus pulang.

Setelah tiba di rumah Adi berfikir “kenapa sekarang orang-orang merusak lingkungan? padahal mereka tinggal di bumi ini” Adi pun tertidur pulas. Hari berganti, Adi bertanya-tanya lagi “bagaimana 100 tahun kemudian?” karena Adi sangat penasaran Adi pergi ke gudang untuk mengecek mesin waktu yang dibuat kakek nya, Prof. Ali. Adi mengatur waktu pada mesin waktu menuju 100 tahun kemudian, lalu Adi masuk ke mesin waktu. Tak butuh waktu lama Adi datang ke 100 tahun kemudian, ia pun keluar dari mesin waktu. Betapa kagetnya Adi, perubahan alam yang dilihat oleh matanya sangat berbeda dengan 100 tahun yang lalu, yang ia lihat adalah kota gersang tanpa tumbuhan, kotor karena sampah berserakan, dan AC dimana-mana. Adi sangat sedih karena melihat kota sangat berubah drastis, ia pun masuk kembali ke mesin waktu lalu kembali ke 100 tahun sebelumnya saat Adi dirumah.

Adi memberi tahu orang tua nya dengan tergesa-gesa hingga orang tuanya ikut panik. Karena tak percaya orang tua Adi ikut bersama Adi ke 100 tahun kemudian dimana saat 100 tahun kemudian itu adalah kota gersang. Orang tua Adi langsung terkejut saat keluar dari mesin waktu, ayahnya Adi langsung mengambil HP dan mengambil video agar orang-orang bisa tahu. Saat kembali ke jamannya Adi dan orang tua nya langsung memberi tahu orang-orang betapa gawatnya keadaan 100 tahun mendatang karena ulah manusia saat ini merusak alam, karena orang-orang tak percaya dengan perkataan mereka, Adi dan orang tua nya memberi jawaban yang nyata / fakta. Barulah orang-orang percaya dengan perkataan Adi dan orang tuanya. 

Orang-orang menyadari bahwa perilaku mereka selama ini sangat salah, kini orang-orang merubah kebiasaan nya, bijak dalam menggunakan plastik, mengganti pengharum ruangan dengan yang alami yaitu tumbuhan, rumah-rumah sekarang menggunakan banyak jendela untuk menggantikan AC. Karena Adi penasaran dengan perubahan apa yang terjadi di masa depan, Adi pergi ke 100 tahun kemudian dengan mesin waktu, Adi sangat terkejut saat melihat kota padahal yang ia lihat sebelumnya adalah kota gersang dan sekarang Adi melihat kota yang indah.      

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *