Rilis Pers Peringatan Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia “Aksi Kampanye Mengurangi Penggunaan Sampah Plastik Sekali Pakai di Kota Semarang”

Rilis Pers

Peringatan Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia

“Aksi Kampanye Mengurangi Penggunaan Sampah Plastik Sekali Pakai di Kota Semarang”

Semarang, 2-5 Juli 2021

Oleh: WALHI Jawa Tengah, WALAH Unnes, BEM KM Unnes, Generasi Peduli Iklim, dan Peduli Sampah Plastik

Semarang (02/7/2021), “Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia” yang jatuh pada tanggal 3 Juli 2021 diperingati melalui serangkaian kegiatan, yaitu bagi-bagi goodie bag gratis[1], penyebaran poster [2]dan webinar[3]. Didukung oleh Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI), kami melakukan serangkaian kegiatan peringatan “Hari Bebas Sampah Sedunia” yang dilaksanakan pada tanggal 2, 4, dan 5 Juli 2021. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat Kota Semarang mengenai kondisi sampah plastik di Kota Semarang, diperkirakan jumlah timbulan sampah yang dihasilkan saat ini sebesar 1.276 ton/hari dan 1071 ton di antaranya dikirim ke TPA Jatibarang setiap harinya. Bahkan pada tahun 2025, timbunan sampah di Kota Semarang diprediksi akan mencapai 1.437 ton.hari dan di tahun 2046 bakal mencapai 2000 ton/hari[4]. Selain itu, tujuan lain dari aksi ini adalah memberikan informasi mengenai bahaya penggunaan plastik sekali pakai bagi lingkungan serta mengajak masyarakat Kota Semarang untuk meninggalkan penggunaan plastik sekali pakai.

Kegiatan diawali dengan membagi-bagikan goodie bag secara gratis kepada pengunjung di daerah Kota Lama Semarang pada tanggal 2 Juli 2021. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengadakan webinar yang berjudul “Kebijakan dan Implementasi Pengelolaan Sampah Plastik di Kota Semarang”. Apabila kondisi memungkinan, kami akan menutup peringatan Hari Bebas Kantong Plastik Sedunia dengan membagi-bagikan goodie bag di dua pasar tradisional di Kota Semarang.

Dalam pengendalian kantong plastik, Pemerintah Kota Semarang telah mengeluarkan Peraturan Walikota Semarang Nomor 27 Tahun 2019 tentang Pengendalian Penggunaan Plastik. Namun demikian, implementasi dari perwal ini belum signifikan dalam pengurangan sampah plastik di Kota Semarang dan hanya menjadi angin lalu saja. Baik para konsumen maupun pelaku usaha masih mengandalkan kantong plastik sekali pakai dalam transaksinya. Oleh sebab itu, kampanye dan Gerakan pengurangan penggunaan kantong plastik sekali pakai harus terus dilakukan untuk memberikan edukasi dan informasi, serta menumbuhkan kesadaran produsen dan konsumen agar mulai meninggalkan plastic sekali pakai.

Narahubung:

Patria – Walhi Jateng (0813 2993 0154)

Fadl – Walah Unnes (0856 4008 8582

Asyrof – Generasi Peduli Iklim  (0857 0721 5620)

[1] Dilaksanakan pada 2 & 5 Juli 2021, berlokasi di Kota Lama, Pasar Johar Lama dan Pasar Tambaklorok

[2] Dilaksanakan pada 3 Juli 2021, berlokasi di sekitar kampus UNNES

[3] Dilaksanakan pada 4 Juli 2021, via zoom meeting

[4] Ernawati, Dyah, Dkk. 2012. Analisis Komposisi, Jumlah Dan Pengembangan Strategi Pengelolaan Sampah Di Wilayah Pemerintah Kota Semarang Berbasis Analisis Swot. Jurnal EKOSAINS, Vol. IV, No. 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *